Haru, Biker Minta Naik Moge Terakhir Kalinya Sebelum Ajal Menjemput

    Ratusan Pemotor Mewujudkan Keinginan Seorang Pria Yang Sedang Sekarat

Ratusan pemotor mewujudkan permintaan terakhir yang sederhana dari pria ini.


Pelangi CasinoBagi para biker sepeda motor lebih dari sebagai alat transportasi. Bagi mereka, mengendarai motor merupakan kebudayaan, identitas, bahkan jalan hidup


Meskipun kesehatan atau usia menghalang para pemotor dan memaksanya untuk berhenti, gairah tak pernah lenyap.

Ini terjadi pada salah satu pemotor yang sakit kronis. Namanya Jon Stanley.

Mengetahui masa hidupnya takkan lama lagi , Stanley menginginkan hal terakhir yang ingin di lakukannya adalah mendengar aungan motor America V - Twin.

Stanley mengidap kanker otak dan paru - paru. Keluarganya tahu pria berusia 61 tahun ini mengidap penyakit parah.

Ketika terserang kanker, Stanley rupanya baru membeli harley Davidson Softail. Moge itu beberapa kali di gebernya.

Sayangnya, kanker memaksa dia untuk memarkir motor untuk sementara.

Walaupun tak bisa naik motor , Stanley tetap menyampaikan kepada keluarganya bahwa dia ingin mendengar motor melalui jendelanya.





Saudara ipar stanley  menghubungi seorang pembalap motor lokal South Bend, David Thompson, melalui Facebook, saudaranya ini menjelaskan situasi dan permintaan Stanley.

Thompson tak hanya setuju. Tetapi juga mengambil satu langkah lebih jauh. Dia memangil rekan - rekan biker di wilayah itu untuk bergabung.

Hanya 12 jam, dia bisa mengumpulkan 200 orang pemotor untuk bergabung ke rumah Stanley.

Dengan bantuan keluarganya, Stanley di bawa keluar dan duduk di atas motor Harley Davidson. Akhirnya dia bisa merasakan raungan mesin motor American V - Twin sesuai keinginan.

Pada malam yang sama, pria itu menghembuskan nafas terakahirnya.






Post a Comment

0 Comments